• 17

    Jul

    After journalist, what next wid?

    Tulisan ini saya tulis sebagai bahan perenungan seminggu ini di Jogja. Mungkin banyak yang bertanya, bahwa saya ini sudah sangat nyaman dan aman bekerja sebagai ICT Journalist di www.detikinet.com. Market share terbesar, jaringan luas, konten-konten yang belum terjamah dan masih potensial. Lantas kenapa saya memutuskan diri di tengah jalan? After journalist, what next wid? (this is the main question) Jadi begini, daripada banyak pertanyaan via DM di twitter, PM di YM, Facebook, Google+ etc, yang semuanya bertanya kamu itu mau ke mana? Alangkah lebih baik jika saya menjelaskannya via blog saja. Nah, detik.com adalah media online dengan pasar terbesar (dan masih bakal tumbuh lebih besar) lagi di Indonesia. Saya adalah lulusan mahasiswa komunikasi & media yang dulu memang ingin menjela
  • 14

    Jul

    #detikcom13th - Terima Kasih dan Sampai Jumpa

    Nuansa kekeluargaan di aula detikcom semalam masih terasa ketika saya menulis email ini…. 3,5 tahun sudah saya berjuang bersama kapal raksasa detikcom. Dimulai dari kuli ketik mobile di Jogja jaman mahasiswa, hingga akhirnya jurnalis detikINET. Suka duka telah kita lalui bersama, hingga akhirnya saya mengambil salah satu keputusan terbesar dalam karir. Akhir bulan ini saya lulus dari media online yang selama 13 tahun ini selalu menjadi yang terdepan di negeri ini. Mungkin banyak yang bertanya kenapa wiwid berani meninggalkan kapal detikINET yang sudah stabil, dan bakal lebih berkembang lagi ke depannya. Banyak potensi yang masih bisa digarap dan sebagainya. Justru karena inilah saat yang tepat, di mana kita sedang merapat dengan korporasi yang lebih besar bersamaan den
  • 1

    Apr
  • 26

    Jun

    Pernikahan berbeda agama dilarang di Indonesia karena Pemerintah RI menginjak-injak HAM

    Pernikahan berbeda agama dilarang di Indonesia karena Pemerintah RI menginjak-injak HAM (Hak Azasi Manusia). Kita semua tahu bahwa RI telah meratifikasi Deklarasi HAM Universal. Dan isi dari pasal 16, ayat 1, Deklarasi HAM Universal adalah sbb: “Laki-laki dan Perempuan yang sudah dewasa, dengan tidak dibatasi kebangsaan, kewarganegaraan atau agama, berhak untuk menikah dan untuk membentuk keluarga. Mereka mempunyai hak yang sama dalam soal perkawinan, di dalam masa perkawinan dan di saat perceraian.“ Karena pernikahan berbeda agama tidak mau dilakukan oleh pencatatan sipil di Indonesia, maka artinya sudah jelas bahwa Pemerintah RI melecehkan HAM. HAM dari mereka yg berbeda agama dan ingin menikah telah diinjak-injak oleh negara, dan situasi seperti itu masih berlangsung samp
  • 22

    Feb

    Mengapa Yahudi Pintar?

    Mengapa Yahudi Pintar? Artikel Dr Stephen Carr Leon patut menjadi renungan bersama. Stephen menulis dari pengamatan langsung. Setelah berada 3 tahun di Israel karena menjalani housemanship dibeberapa rumah sakit di sana. Dirinya melihat ada beberapa hal yang menarik yang dapat ditarik sebagai bahan tesisnya, yaitu, “Mengapa Yahudi Pintar?” Ketika tahun kedua, akhir bulan Desember 1980, Stephen sedang menghitung hari untuk pulang ke California, terlintas di benaknya, apa sebabnya Yahudi begitu pintar? Kenapa tuhan memberi kelebihan kepada mereka? Apakah ini suatu kebetulan? Atau hasil usaha sendiri? Maka Stephen tergerak membuat tesis untuk Phd-nya. Sekadar untuk Anda ketahui, tesis ini memakan waktu hampir delapan tahun. Karena harus mengumpulkan data-data yang setepat m
- Next

Author

Follow Me